Kami menggunakan cookies - mereka akan membantu kamu dengan pengalaman online yang lebih baik.
Dengan menggunakan website kami kamu telah menerima bahwa kami akan menyimpan dan mengakses cookies di media kamu.

G.V.C. 8 - 0 Falcons

Cuaca yang baik untuk bertanding membuat 48893 pendukung datang ke Stade'91. Gyula Fehér adalah wasit yang ditunjuk dan didukung oleh Nathan Lardinois dan Francisco Ulzurrún. 4-4-2 adalah formasi yang digunakan oleh G.V.C.. Susunan pemain: Eshuys - Bădescu, Coenders, Breed, Devenski - Guiro, van der Krogt, Aardewerk, van Duren - Airoldi, Zangrandi.

Falcons memilih strategi dengan formasi 5-5-0. Berikut pemain yang terpilih: Maliki - Linderhof, Gijssel, van Buren, Steger, Walstra - Backers, Bakhuis, van Vorselen, Talan, Hagedoorn -.

Jelas terlihat Falcons menggunakan tekanan di tingkat lumayan sebagai senjata pamungkas mereka. Di menit 2, Dimitar Devenski mengirim tendangan sudut tepat kepada Mattijs van Duren yang kemudian menyundul bola melewati kiper. 1-0! Pada menit 20 pertandingan, pertahanan tengah tim tamu harusnya lebih ketat menjaga Vincenzo Airoldi ketika dia menerobos masuk, dan kemudian menjadikannya gol 2 - 0 untuk G.V.C.. Bola hampir melewati garis belakang, tetapi tampak Mattijs van Duren dari G.V.C. dengan cekatan berhasil mengirimkannya ke tengah kotak pinalti, dan tidak mungkin tidak gol untuk Mário Zangrandi, yang menjadikan skor 3 - 0. Tampak jelas saat ini taktik Falcons untuk menekan pergerakan lawan sukses mengatasi serangan. Sebuah kombinasi tendangan bebas tidak langsung G.V.C. di menit 40 dapat dengan mudah diantisipasi oleh pemain bertahan. Ini merupakan sebuah contoh aplikasi teori menahan tendangan bebas, sehingga penyerang tidak memiliki banyak pilihan. Rian Gijssel dari Falcons menerima hukuman kartu kuning di menit 41 setelah perilaku tidak sportif tersebut. Segalanya menjadi bertambah buruk untuk tim tamu saat G.V.C. mencetak gol lagi untuk menjadikan skor 4 - 0 setelah serangan dari sisi kiri oleh Mário Zangrandi pada menit 42 sukses besar. 4 - 0 adalah kedudukan saat jeda. G.V.C. menguasai bola dengan penguasaan 87 persen.

Di menit 48, G.V.C. menjadikan skor 5 - 0 ketika pemain bertahan tim tamu kehilangan bola ke Vincenzo Airoldi, yang masuk dari sisi kiri dan dengan dingin menembaknya melewati jangkauan kiper dan masuk ke dasar gawang. G.V.C. menggandakan keunggulan pada menit 70, saat Julius Breed bermanuver melewati baris tengah pertahanan dan menyelesaikannya dengan sempurna untuk menjadikan kedudukan 6 - 0. Dimitar Devenski menambahkan keunggulan G.V.C. menjadi 7 - 0 dengan tendangan keras dari titik pinalti. Setelah menit 78, Jens Coenders membuat G.V.C. memimpin 8 - 0 ketika dia berhasil lompat paling tinggi untuk menyambut bola umpan, hasil terobosan dari sisi kanan. 45 menit waktu pertandingan didominasi oleh G.V.C., yang menguasai bola 91 persen.

Pemain paling dominan dari G.V.C. tanpa diragukan lagi adalah Vincenzo Airoldi. Namun Julius Breed tampil mengecewakan. Pemain terpenting bagi Falcons adalah Stephan Backers. Sebaliknya, Rian Gijssel menyuguhkan permainan yang tidak impresif. Priiitttt. Pertandingan selesai. 8 - 0.

Detail rating

Tengah pahlawan (tinggi) parah (sangat tinggi) 63 8 16/20 2/20
Pertahanan sisi kanan kelas dunia (tinggi) lumayan (sangat rendah) 51 21 13/20 6/20
Pertahanan tengah master (tinggi) lumayan (sangat tinggi) 59 24 15/20 6/20
Pertahanan sisi kiri kelas dunia (rendah) cukup (sangat tinggi) 50 20 13/20 5/20
Serangan sisi kanan istimewa (tinggi) payah (rendah) 43 14 11/20 4/20
Serangan tengah mantap (sangat tinggi) hancur (tinggi) 32 3 8/20 1/20
Serangan sisi kiri jenius (sangat rendah) payah (rendah) 45 14 12/20 4/20
 
Bola mati tidak langsung
Pertahanan hebat (rendah) payah (rendah) 34 14 9/20 4/20
Serangan cukup (sangat tinggi) payah (sangat rendah) 20 13 5/20 4/20
 
Perilaku tim (disembunyikan) (disembunyikan)
Taktik Normal Menekan
Kemampuan taktik (tidak pakai taktik) lumayan (tidak pakai taktik) 6 6/20
Gaya permainan - -
 

Cuplikan

1 - 0  Mattijs van Duren 2'
2 - 0  Vincenzo Airoldi 20'
3 - 0  Mário Zangrandi 25'
4 - 0  Mário Zangrandi 42'
5 - 0  Vincenzo Airoldi 48'
6 - 0  Julius Breed 70'
7 - 0  Dimitar Devenski 73'
8 - 0  Jens Coenders 78'
Rian Gijssel 41'

Penguasaan Bola

87%
13%
91%
9%

Distribusi peluang

Kandang Tandang
11 0

2 Serangan sisi kiri 0
3 Serangan tengah 0
2 Serangan sisi kanan 0
2 Lainnya 0
2 Even khusus 0
Analisis detail pertandingan tidak tersedia untuk pertandingan yang sudah lebih dari dua musim lamanya.

Detail rating

Mohon catat bahwa persentase diatas dimaksudkan untuk membantu kamu, tetapi tidak berarti sama dengan probabilitas yang tepat (untuk mencetak gol misalnya) digunakan dalam mesin pertandingan.

Bola mati tidak langsung

Pertahanan hebat (rendah) payah (rendah) 34 14 9/20 4/20
Serangan cukup (sangat tinggi) payah (sangat rendah) 20 13 5/20 4/20

Lain-lain

Perilaku tim (disembunyikan) (disembunyikan)
Taktik Normal Menekan
Kemampuan taktik (tidak pakai taktik) lumayan (tidak pakai taktik) 6 6/20
Gaya permainan - -

Rating rata-rata

Total pengalaman pemain lumayan (sangat tinggi) buruk (tinggi) 24 11 6/20 3/20
Rata-rata gelandang pahlawan (tinggi) parah (sangat tinggi) 63 8 16/20 2/20
Rata-rata pertahanan elit (sangat rendah) lumayan (rendah) 53 22 14/20 6/20
Rata-rata penyerangan luar biasa (sangat tinggi) buruk (rendah) 40 10 10/20 3/20
Total rata-rata kelas dunia (sangat tinggi) payah (sangat rendah) 52 13 13/20 4/20

Susunan Pemain




 
 
Server 095